Back to Blog

3 min read

My Kisah - Part 3

My Kisah Part 3Meninggalkan zona nyaman Spring Boot untuk mendalami ekosistem React. Sebuah catatan tentang obsesi pada efisiensi, dominasi TanStack, dan pencarian state management terbaik bersama Zustand.
life
journey
tech

Last Edited 09:38:22, 09 February 2026 UTC


My Kisah (Part 3): React Mastery & Efisiensi TanStack Era ⚛️⚡

Setelah berkelana di dunia backend Spring Boot yang kaku dan terstruktur, tahun 2024 jadi panggung buat gweh mendalami React. Gweh nggak mau cuma jadi “pemakai library” yang asal copas komponen. Gweh terobsesi gimana caranya bikin aplikasi client-side yang punya performa tinggi, type-safe, dan kode yang bener-bener clean.

⚛️ Deep Dive ke React: Engineering Over UI

Fokus gweh di React bukan cuma soal bikin tombol warna-warni, tapi di arsitektur logic dan optimasi resource:


📦 The TanStack Supremacy: High-End Data Handling

Awalnya gweh pake Axios buat data fetching manual, tapi gweh sadar hidup terlalu singkat buat nulis isLoading, isError, dan data berulang kali. Akhirnya gweh “pindah agama” ke ekosistem TanStack:


🛠️ Mindset Backend di Frontend: Type Safety & Robustness

Gweh bawa disiplin Spring Boot gweh ke React. Gweh pastiin setiap API response punya Interface atau Type yang jelas. Gweh juga nerapin Global Error Handling lewat Error Boundaries dan integrasi interceptor di Axios/TanStack. Gweh pengen aplikasi gweh punya graceful degradation—kalau ada yang rusak, nggak semuanya langsung blank putih.


🏁 The Plot Twist: Mencari Kerapian yang Lebih Hakiki

Meskipun gweh udah invest waktu setahun buat nge-masterin React beserta seluruh ekosistem TanStack-nya, gweh ngerasa ada “gesekan” yang bikin gweh kurang produktif. React ngasih kebebasan terlalu luas, dan kadang kebebasan itu malah bikin kita lama di decision making daripada coding.

Gweh haus akan struktur yang lebih opinionated, rapi secara out-of-the-box, dan nggak bikin jari keriting cuma buat urusan sepele. Dan di situlah, gweh mulai ngeliat Vue dengan tatapan yang berbeda…

[!NOTE] Next Episode (Part 4): “Kenapa Akhirnya Gweh Cerai sama React dan Berlabuh di Vue/Nuxt.” Spoiler: Ini soal Composition API yang lebih elegan dan produktivitas yang meningkat 200%!